Sadis! Seperti Ini Latihan Sepakbola Ala Militer

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo telah melewati berbagai proses hingga saat ini menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Salah satu alasan pemain yang kini masih bermain untuk Real Madrid hingga bisa seperti sekarang ini adalah berlatih.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo merupakan pemain sepakbola yang memiliki kondisi badan bagus

Perlu diketahui, bahwa Ronaldo hampir setiap harinya meluangkan waktu untuk berlatih demi meningkatkan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar dan menjaga kebugaran tubuhnya.

Dan sebagai informasi, bahwa saat Ronaldo melakukan debut ketika berseragam Manchester United, terlihat bentuk tubuhnya yang terbilang kurus. Dan bandingkan dengan sekarang ini, tubuh pemain peraih empat penghargaan Ballon d’Or itu sudah berubah dan terlihat berotot.

Pastinya Anda yang merupakan seorang penikmat sepakbola sekaligus memainkan jenis olahraga nomor satu di dunia saat ini, berkeinginan untuk menjadi seperti Cristiano Ronaldo, yang hebat di atas lapangan dan memiliki postur tubuh yang baik.

Anda dapat mengikuti langkah-langkah latihan sepakbola ala militer berikut ini, yang tentunya dapat meningkatkan stamina dan kemampuan fisik Anda. Seperti halnya yang dilakukan oleh timnas Inggris dan timnas Indonesia pada beberapa waktu lalu.

Ternyata Seperti Ini Latihannya

Lari 12 Menit
Lari 12 Menit merupakan salah satu latihan sepakbola ala militer
  • Lari 12 Menit

Latihan pertama sepakbola ala militer adalah dimulai dari berlari selama kurang lebih 12 menit. Hal itu dapat melatih kemampuan Anda dalam keuletan dan tingkat ketahanan fisik.

Pernapasan merupakan suatu kegiatan yang memiliki peran penting dalam berbagai hal, termasuk olahraga. Sehingga, dengan melatih kemampuan pernapasan yang baik, maka Anda dapat tetap berlari dengan stabil.

Apabila Anda tidak kuat berlari selama 12 menit, sebaiknya hentikan dan jangan dipaksakan. Dan jangan juga meminum suatu minuman pemacu jantung. Pasalnya, dua hal itu dapat membahayakan diri Anda sendiri.

Sehingga lebih baik Anda memulai latihan lari 12 menit ini dengan intensitas ringan. Dimana, Anda cukup berlari sekuat tenaga dan catat jarak yang dapat Anda tempuh selama seperlima jam.

  • Push Up

Setelah berlari selama 12 menit, berikutnya adalah push up, sebuah gerakan naik turun badan yang bertumpu pada kedua tangan dan posisi kaki lurus ke belakang dengan catatan sedikit dibuka, sekitar satu kepal tangan.

Penting untuk Anda ketahui, bahwa bagian badan dan kaki yang lurus merupakan aturan yang wajib untuk ditaati. Sehingga posisi badan akan terlihat seperti jarum jam yang tegap.

Adapun bagian perut ketika gerakan menurun tidak boleh menyentuh dasar atau jaraknya sekitar satu kepal tangan. Begitu juga pada bagian lutut yang tidak diperbolehkan tertekuk atau terlipat.

Gerakan push up ini dapat meningkatkan kemampuan fisik Anda, terutama pada bagian lengan dan kaki. Dan nantinya badan Anda akan terasa lebih ringan.

  • Sit Up

Jika push up bertumpu pada bagian tangan dan kaki, sementara sit up merupakan gerakan yang juga naik turun namun perut menjadi titik tumpuan. Pada gerakan naik, dagu harus melewati tungkai dan posisi tangan membentang kebelakang dengan kedua tangan memegang bagian kepala belakang.

Dengan melakukan tahap latihan ini, maka otot bagian perut akan terbentuk. Selain itu, juga akan meningkatkan kemampuan fisik.

Pull Up

Latihan sepakbola ala militer yang terakhir yakni pull up. Adalah suatu gerakan yang mengangkat beban tubuh sendiri dengan menggunakan kekuatan tangan, dimana kedua tangan bergelantungan di tiang.

Pull Up
Pull Up berguna untuk membuat badan terasa lebih ringan

Gerakan ini berguna untuk membuat badan Anda terasa lebih ringan dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, beban yang Anda angkat adalah diri Anda sendiri.

Tidak hanya itu, gerakan pull up juga berfungsi untuk meningkatkan kekuatan pada bagian lengan dan secara keseluruhan ke kemampuan fisik tubuh Anda.

Parah! Klub Sepakbola Ini Berawal Dari Militer

CSKA Moscow

Di awal tahun 2015, sepakbola Indonesia dimunculkan dengan sebuah klub bernamakan PS TNI. Klub amatir sepakbola yang sepenuhnya dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia.

PS TNI
PS TNI, klub asal militer di Indonesia

PS TNI pada awalnya merupakan sebuah klub gabungan antara PSMS Medan dengan Tentara Nasional Indonesia yang disiapkan untuk mengikuti turnamen bertaujuk Piala Jenderal Sudirman 2015.

Selesai dari turnamen tersebut, kini PSMS Medan dan PS TNI memilih untuk berpisah. Klub berjuluk Ayam Kinantan itu berpartisipasi di Liga 2, sedangkan PS TNI berkancah di Gojek Traveloka Liga 1.

Sebagian skuat yang tergabung dalam skuat PS TNI merupakan anggota TNI yang masih aktif. Namun tidak jarang juga para pemain sepakbola profesional lainnya ikut memilih bergabung bersama klub ini.

Bukan hanya PS TNI saja yang berlatar pendidikan militer tergabung dalam kompetisi Liga 1, tetapi juga terdapat tim kesebelasan Bhayangkara FC yang juga bermaterikan para aparat negara.

Ternyata, hal itu tidak hanya terjadi di Indonesia. Tetapi banyak klub top Eropa yang pada awalnya juga hanya menjadi wadah para anggota militernya untuk menyalurkan bakatnya bermain sepakbola.

Dan bahkan sekarang ini kesebelasan berlatar belakang militer tersebut telah menjadi klub sepakbola profesional.

Lalu, klub-klub mana saja yang pada awalnya merupakan klub amatir milik aparat negara dan sekarang berubah menjadi klub profesional? Berikut ini lima daftar tim kesebelasan sepakbola di dunia yang berawal dari militer.

4 Klub Sepakbola Asal Militer. Nomor 3 Bikin Kaget

CSKA Moscow
CSKA Moscow menjadi tim tersukses kedua di Rusia setelah Spartak Moscow
  • CSKA Sofia (Bulgaria)

Sebuah klub sepakbola yang menggunakan nama CSKA itu telah berarti bahwa tim tersebut dimiliki oleh aparat negara. Pasalnya, CSKA merupakan singkatan dari Central Sports Club of the Army.

Salah satu bintang sepakbola yang pernah membela tim asal Bulgaria ini adalah Dimitar Berbatov. Mantan pemain Manchester United itu membela SCKA Sofia pada musim 1998 hingga 2001.

Dengan raihan total 31 gelar di liga Balgarska Armia Stadium, klub yang bermarkas di Balgarska Armia Stadium ini menjadi klub tersukses di negara bagian Eropa Tenggara.

Akan tetapi pada musim 2015 lalu, Persatuan Sepak Bola Bulgaria (BFU) selaku otoritas tertinggi sepakbola menurunkan CSKA Sofia ke divisi tiga, lantaran bermasalah dengan finansial.

  • Sangju Sangmu (Korea Selatan)

Sangju Sangmu merupakan sebuah klub semi profesional yang berasal dari Korea Selatan. Klub ini adalah tim yang dibentuk oleh Korps Militer Korea Selatan dan para pemainnya merupakan masyarakat yang tengah menjalankan program Wajib Militer di negaranya.

Sekedar informasi, bahwa Korsel wamil ini adalah sebuah kewajiban bagi seluruh warga yang tinggal di Negeri Ginseng.

  • CSKA Moscow (Rusia)

Sejak didirikan pada tahun 1991 lalu, CSKA Moscow telah berhasil menjadi klub tersukses kedua di Rusia, setelah Spartak Moscow yang merupakan rival sekota.

Klub ini sempat mengalami perebutan hak milik atau sengketa antara Tentara Nasional Rusia dengan Kementerian Pertahanan.

Roman Abramovich memutuskan untuk melepas saham mayoritasnya di tim kesebelasan ini dan memilih raksasa Liga Primer Inggris Chelsea sebagai tim utamanya.

Army United F.C. (Thailand)

Sementara dari daratan Asia, terlebih di Asia Tenggara, Army United merupakan salah satu tim sepakbola yang berlatar militer. Klub sepakbola asal Thailand ini berkompetisi di Liga Primer Thailand yang merupakan kasta tertinggi.

Army United FC
Salah satu tim yang berlatar belakang militer di Asia adalah Army United

Sejak pertama kalinya berdiri tahun 1916, namun di tahun 2010 resmi berganti nama menjadi Army United, sebelumnya Royal Thai Army. Tim ini merupakan gabungan dari tim sepakbola kepolisian dan angkatan darat Thailand.