Ngeri! Tim Nasional Ini Latihan Bareng Militer

Timnas Inggris

Jelang laga kualifikasi Piala Dunia Rusia 2018 melawan Skotlandia dan Prancis, tim nasional Inggris seakan-akan menghilang ditelan bumi. Wayne Rooney dan kawan-kawan seketika tidak dapat dihubungi melalui handphone masing-masing.

Timnas Inggris
Timnas Inggris tengah berlatih bersama pasukan militer

Ternyata, para pemain The Three Lions dengan tanda kutik diculik oleh segerombolan orang yang mengenakan atribut militer.

Beberapa hari berikutnya, tersebar foto-foto pemain timnas Inggris yang terlihat tidak seperti biasanya, mengenakan sepatu bola dan jersey. Melainkan sedang menggunakan seragam militer lengkap dari sepatu hingga topi.

Dari foto-foto yang tersebar itu, terlihat sang pelatih Gareth Southgate dan pemain muda termahal yang saat ini membela Manchester City, Raheem Sterling tengah gelagapan ketika diangkat oleh salah satu personel militer dari dalam kolam air.

Lantas, hal apa yang sebenarnya terjadi? Apakah hal itu bagian dari rencana kudeta? Jangan berpikiran jauh terlebih dahulu. Ternyata, kehadiran skuat Inggris di Royal Marines Commando Training Centre itu merupakan program dari FA selaku Asosiasi Sepak Bola Inggris dengan tujuan pemain merasakan atmosfer yang berbeda ketika latihan.

Komunikasi yang diputus, informasi yang diberikan secara mendadak dan hidup jauh dari kata mewah seperti yang mereka biasa jalani sekarang ini, menjadi serangkaian acara yang mereka lakoni di Devon.

Ditambah lagi dengan agenda padat pelatihan ala militer yang begitu keras dan benar-benar menguji sikap kedisiplinan.

Bahkan sekadar untuk sejenak istirahat saja, pemain sekelas Sterling yang memiliki gaji tertinggi di timnas Inggris saat ini dengan kisaran 180 ribu paun atau setara dengan 3 miliar Rupiah per pekan, hanya beralaskan sleeping bag (kantong tidur) pada malam hari di tempat terbuka.

Pelatihan Militer Demi Membangkitkan Prestasi Timnas Inggris

Southgate mengungkapkan secara eksplisit bahwa kegiatan tersebut sangat berguna untuk memumpuk jiwa patriotisme para pemain yang dalam sehari-hari hidup dalam kemewahan.

Timnas Inggris
Raheem Sterling terlihat gelagapan ketika ditarik keluar dari dalam kolam air

“Militer merupakan orang-orang yang menjaga negara dan sang Ratu, namun kami juga melakukan hal yang sama. Akan tetapi, konsekuensi yang mereka tanggung jauh lebih besar. Dan hal ini menjadi pelajaran yang berarti dan perbandingan yang sangat baik,”

“Kami juga telah melihat suatu kebanggaan dan standar yang sudah ada di dalam identitas diri dan baret hijau. Hal itu menjadi suatu pesan yang sangat kuat pada diri kami. Dan kami harus lebih berani ketika bermain dan dalam mengambil sebuah keputusan,” ungkap Southgate di laman resmi FA.

Dalam beberapa dekade terakhir ini, timnas Inggris selalu menemukan kegagalan di berbagai ajang internasional. Sehingga membuat FA melakukan suatu terobosan terbaru.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan ala militer yang bertujuan tidak hanya memperkuat rasa nasionalisme, tetapi juga mempererat hubungan baik dan kerja sama antar pemain. Baik di atas lapangan maupun di luar lapangan.

Timnas Indonesia Terlebih Dahulu Melakukan Hal Itu

Pelatihan militer yang dilakukan oleh timnas Inggris itu ternyata telah didahului oleh timnas Indonesia. Sebelum mengikuti Toulon Tournament di Prancis, timnas U-19 terlebih dahulu dilatih di Kopassus (Markas Komando Pasukan Khusus) TNI Angkatan Darat di Cijantung, Jakarta Timur.

Timnas Indonesia
Para pemain timnas Indonesia sedang berlatih di markas TNI Cijantung

Pelatihan tersebut tidak hanya berlangsung seminggu atau dua minggu, tetapi hingga dua bulan lamanya.

Selain bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kondisi fisik para pemain, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan juga dilatih demi mempererat kebersamaan antar pemain melalui yel-yel.

Terlihat melalui akun Instagram resmi PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) selaku otoritas tertinggi sepakbola Tanah Air, para pemain muda begitu bersemangat dalam mengikuti berbagai arahan personel militer.