Hebat! Pria Ini Lebih Memilih Karir Di Militer Dibandingkan Sepakbola

Apabila rata-rata pemain sepakbola yang berkancah di Indonesia merupakan murni berstatus sebagai pemain profesional. Namun hal itu tidak berlaku bagi penyerang baru Persebaya Surabaya, Agung Supriyanto.

Agung Supriyanto
Agung Supriyanto ketika membela Persis Solo

Di antara sekian banyaknya jumlah pesepakbola di Tanah Air, nama Agung menjadi fenomena langka.

Pria kelahiran 14 Juni 1995 di Bumi Kartini, Jepara ini lewat sepakbola dirinya merasa terpanggil untuk membela negara. Tak hanya sekadar mencari rezeki dari lapangan hijau, namun Agung merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

Kisah tersebut bermula ketika dirinya baru saja lulus di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Dia mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tes masuk TNI-AD melalui jalur khusus sepakbola.

Lantas, Agung merasa tertarik untuk memaksimalkan kesempatan itu. Dia pun mengikuti rangkaian seleksi tersebut yang berlangsung di Semarang.

Agung merupakan salah satu dari 15 peserta yang berasal dari seluruh wilayah Jawa Tengah, yang mendapatkan kesempatan seleksi tersebut. Perjuangan pria dengan postur 178cm itu belum selesai.

Selesai dari Jawa Tengah, Ia lantas melanjutkan proses seleksi di Bandung, Jawa Barat. Pada akhirnya, Agung berhasil menjadi anggota TNI AD bersama 30 peserta lainnya yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia.

Agung kemudian wajib melanjutkan pendidikan selama 1,5 tahun. Selesai itu, Dia membela klub PPSM Kartika Nusantara Magelang. Dari situlah, Agung disarankan oleh Danurwindo yang kala itu menjadi pelatih PPSM KN untuk mengikuti seleksi Timnas U-22.

Hasilnya, Agung berhasil masuk dalam skuat Timnas under 22 untuk ajang Kualifikasi Piala Asia U-22. Di perhelatan tersebut, Agung berhasil mencetak dua gol.

“Saat ini, saya berpangkat Sersan Dua. Dan sekarang ini saya tengah berdinas di Puspom (Pusat Polisi Milter) Jakarta,” ujar Agung.

Agung menceritakan tentang dirinya yang dapat berkiprah bagi klub Liga Indonesia. Selain dirinya sempat membela Persijap Jepara, Agung juga sebelumnya membela Persija Jakarta dan di musim 2015 berseragam Persebaya Surabaya.

Dia juga tidak mempungkuri bahwa ketika dirinya mengikuti berbagai seleksi Timnas, Ia telah mencuri perhatian bagi sejumlah klub kontestan Liga Indonesia. Terlebih di musim terakhirnya berkiprah di dunia sepakbola, dirinya membukukan enam gol bersama Persijap.

Agung Memutuskan Untuk Berkarir Di Dunia Militer, Ketimbang Sepakbola

Agung Supriyanto menyadari satu hal, bahwa sepakbola bukanlah lahan yang sangat menjanjikan untuk masa depan. Hingga akhirnya, Agung memutuskan untuk memilih berprofesi sebagai prajurit negara. Sementara sepakbola Ia jadikan sebagai pekerjaan sampingan.

Agung Supriyanto
Agung Supriyanto memutuskan untuk memilih berkarir di dunia militer dibandingkan sepakbola

“Sekarang ini, sepakbola saya jadikan sebagai hobi semata, untuk menyalurkan kesenangan saya. Dan tentunya saya tidak berkeinginan untuk meninggalkan karir saya di dunia militer. Karena itu merupakan masa depan saya,” ungkap Agung.

Memiliki pekerjaan ganda yakni sebagai abdi negara dan seorang pesepakbola tidak sepenuhnya membuat Agung menutaskan pekerjaannya di kantor atau hanya sekedar menjalankan perintah atasan.

Beruntung bagi dirinya yang memperoleh dispensi dari atasan. “Kalau kompetisi tengah memasuki masa libur, maka saya akan selalu balik ke kantor untuk membuat laporan,” ujarnya.

Pekerjaan Ganda, Sempat Membuat Agung Merasa Dilema

Salah satu kasus yang membuat Agung merasa dilema adalah ketika dirinya hendak berseragam Persija di musim 2013.

Agung Supriyanto
Agung Supriyanto pada saat menempuh pendidikan militer

Pada saat itu, Ia harus meminta izin kepada Ferry Paulus selaku Ketua Umum Persija, apabila sewaktu-waktu Ia ditugaskan sekolah di Pusdikpom Bandung dan terpaksa meninggalkan tim.

Bagi Agung, nilai-nilai displin yang tertanam sejak menempuh pendidikan militer, memberikan nilai tambahan ketika dirinya bermain di atas lapangan hijau.