Keras! Latihan Timnas Indonesia Ternyata Seperti Ini

Timnas Indonesia U-19

Berbeda seperti latihan sepakbola pada umumnya, kali ini timnas Indonesia U-19 yang dilatih oleh Indra Sjafri tengah berlatih dengan metode kedisiplinan ala pasukan militer dalam pemusatan latihan.

Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 tengah melakoni latihan di markas T

Menurut pelatih asal Sumatera Barat itu, pihaknya memiliki alasan kuat kenapa memilih untuk menerapkan latihan ala militer kepada anak asuhnya.

Dan salah satu alasannya adalah sang manajer merasa sangat kagum dengan sikap kedisiplinan yang terbentuk di lingkungan militer. Indra pun berkeinginan untuk belajar dari para prajurit demi membentuk skuat timnas U-19 yang lebih baik.

“Kita sebagai warga sipil harus memberikan rasa hormat. Kita juga harus mengakui mengenai permasalahan komitmen dan kedisiplinan, mereka teman-teman para prajurit TNI (Tentara Nasional Indonesia) begitu luar biasa,”

“Dan saya pribadi perlu belajar dari mereka. Salah satu bentuk displinan yang sedang kita terapkan adalah dengan selalu mengecek pakaian di dalam lemari milik para pemain, apakah tersusun rapi atau tidak.” ungkap Indra seperti yang dikutip dari salah satu media terpercaya.

Tidak hanya menerapkan sikap kedisplinan saja, Indra juga menerapkan sikap TNI lainnya. Salah satunya adalah menciptakan kebersamaan antar pemain melalui kegiatan yel-yel ala militer yang dilakukan setiap sebelum dan sesudah latihan.

“Mengenai yel-yel, dilatih langsung oleh para kopassus. Kita juga sebelumnya pernah melakukan hal yang sama ketika pemusatan latihan timnas U-19 di Batu, Malang. Nanti juga akan kegiatan sesi bela negara,” tutup Indra.

Misi Khusus Indra Sjafri Untuk Indonesia

Pemusatan latihan timnas Indonesia U-19 di Markas Besar Kopassus Cijantung, Jakarta selain untuk meningkatkan daya tahan fisik dan rasa nasionalisme, tetapi juga merupakan sebuah misi khusus bagi Indra Sjafri.

Indra Sjafri
Indra Sjafri memiliki misi khusus untuk timnas Indonesia U-19

Mantan pelatih Bali United itu kembali menerima amanah untuk menangani timnas U-19. Indra tidak hanya ingin berhasil mencetak pemain yang hebat dalam mengolah si kulit bundar, tetapi juga pemain yang memiliki sikap profesionalisme dan jati diri bangsa.

“Pemain sepakbola di Indonesia sudah sangat banyak. Namun yang saya inginkan bukan hanya yang pandai bermain bola saja, karena memang pekerjaan ini bukanlah pekerjaan yang mudah,”

“Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang membutuhkan pengorbanan. Jadi saya mencari orang-orang yang memiliki keinginan tinggi serta rasa pengorbanan yang tinggi pula,” ujar Indra.

Pemusatan latihan ini diikuti sebanyak 35 pemain yang telah dipilih berdasarkan hasil seleksi di berbagai wilayah di Indonesia.

Saat ini timnas Indonesia U-19 tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Piala AFF di Myanmar. Indonesia sendiri tergabung bersama Vietnam, Selandia Baru, Filipina dan tuan rumah Brunei Darussalam.

Persik Kediri Juga Tengah Dilatih Oleh Pasukan Militer

Ternyata tidak hanya timnas Indonesia yang melakukan pemusatan latihan di markas militer. Klub lokal asal Kediri, Persik juga tengah berlatih di Markas Brigade Infanteri 16 Wirayuda di kaki Gunung Klotok, Kediri.

Persik Kediri
Persik Kediri juga tengah melakukan pusat pelatihan di markas militer

Mereka melakukan latihan tersebut untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mental para pemain.

Manajer Persik, Sunardi mengungkapkan bahwa saat ini mental para pemain dinilai cukup lemah. Terlebih ketika melakoni pertandingan away. Dengan pola latihan militer, diharapkan dapat mendobrak mental pemain ketika bermain.

Selain itu, pelatihan militer juga memacu kekompakan antar pemain dan juga meningkatkan kemampuan dari segi individu dalam berbagai situasi. Baik ketika berada di atas lapangan maupun di luar lapangan.

Adapun pelaksanaan latihan tersebut berlangsung selama tiga hari. Selama latihan berlangsung, para pemain wajib selalu berada di kawasan militer.

Sadis! Seperti Ini Latihan Sepakbola Ala Militer

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo telah melewati berbagai proses hingga saat ini menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Salah satu alasan pemain yang kini masih bermain untuk Real Madrid hingga bisa seperti sekarang ini adalah berlatih.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo merupakan pemain sepakbola yang memiliki kondisi badan bagus

Perlu diketahui, bahwa Ronaldo hampir setiap harinya meluangkan waktu untuk berlatih demi meningkatkan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar dan menjaga kebugaran tubuhnya.

Dan sebagai informasi, bahwa saat Ronaldo melakukan debut ketika berseragam Manchester United, terlihat bentuk tubuhnya yang terbilang kurus. Dan bandingkan dengan sekarang ini, tubuh pemain peraih empat penghargaan Ballon d’Or itu sudah berubah dan terlihat berotot.

Pastinya Anda yang merupakan seorang penikmat sepakbola sekaligus memainkan jenis olahraga nomor satu di dunia saat ini, berkeinginan untuk menjadi seperti Cristiano Ronaldo, yang hebat di atas lapangan dan memiliki postur tubuh yang baik.

Anda dapat mengikuti langkah-langkah latihan sepakbola ala militer berikut ini, yang tentunya dapat meningkatkan stamina dan kemampuan fisik Anda. Seperti halnya yang dilakukan oleh timnas Inggris dan timnas Indonesia pada beberapa waktu lalu.

Ternyata Seperti Ini Latihannya

Lari 12 Menit
Lari 12 Menit merupakan salah satu latihan sepakbola ala militer
  • Lari 12 Menit

Latihan pertama sepakbola ala militer adalah dimulai dari berlari selama kurang lebih 12 menit. Hal itu dapat melatih kemampuan Anda dalam keuletan dan tingkat ketahanan fisik.

Pernapasan merupakan suatu kegiatan yang memiliki peran penting dalam berbagai hal, termasuk olahraga. Sehingga, dengan melatih kemampuan pernapasan yang baik, maka Anda dapat tetap berlari dengan stabil.

Apabila Anda tidak kuat berlari selama 12 menit, sebaiknya hentikan dan jangan dipaksakan. Dan jangan juga meminum suatu minuman pemacu jantung. Pasalnya, dua hal itu dapat membahayakan diri Anda sendiri.

Sehingga lebih baik Anda memulai latihan lari 12 menit ini dengan intensitas ringan. Dimana, Anda cukup berlari sekuat tenaga dan catat jarak yang dapat Anda tempuh selama seperlima jam.

  • Push Up

Setelah berlari selama 12 menit, berikutnya adalah push up, sebuah gerakan naik turun badan yang bertumpu pada kedua tangan dan posisi kaki lurus ke belakang dengan catatan sedikit dibuka, sekitar satu kepal tangan.

Penting untuk Anda ketahui, bahwa bagian badan dan kaki yang lurus merupakan aturan yang wajib untuk ditaati. Sehingga posisi badan akan terlihat seperti jarum jam yang tegap.

Adapun bagian perut ketika gerakan menurun tidak boleh menyentuh dasar atau jaraknya sekitar satu kepal tangan. Begitu juga pada bagian lutut yang tidak diperbolehkan tertekuk atau terlipat.

Gerakan push up ini dapat meningkatkan kemampuan fisik Anda, terutama pada bagian lengan dan kaki. Dan nantinya badan Anda akan terasa lebih ringan.

  • Sit Up

Jika push up bertumpu pada bagian tangan dan kaki, sementara sit up merupakan gerakan yang juga naik turun namun perut menjadi titik tumpuan. Pada gerakan naik, dagu harus melewati tungkai dan posisi tangan membentang kebelakang dengan kedua tangan memegang bagian kepala belakang.

Dengan melakukan tahap latihan ini, maka otot bagian perut akan terbentuk. Selain itu, juga akan meningkatkan kemampuan fisik.

Pull Up

Latihan sepakbola ala militer yang terakhir yakni pull up. Adalah suatu gerakan yang mengangkat beban tubuh sendiri dengan menggunakan kekuatan tangan, dimana kedua tangan bergelantungan di tiang.

Pull Up
Pull Up berguna untuk membuat badan terasa lebih ringan

Gerakan ini berguna untuk membuat badan Anda terasa lebih ringan dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, beban yang Anda angkat adalah diri Anda sendiri.

Tidak hanya itu, gerakan pull up juga berfungsi untuk meningkatkan kekuatan pada bagian lengan dan secara keseluruhan ke kemampuan fisik tubuh Anda.