Tak Hanya Di Indonesia, Klub Sepakbola Ini Berasal Dari Militer

Navy FC

Liga 1 Indonesia musim perdana ini, setelah fakum selama kurang lebih dua tahun terakhir ini akibat terkena sanksi FIFA, kedatangan beberapa tim baru. Diantaranya yakni Bhayangkara FC dan PS TNI. Kedua tim tersebut sama-sama dimiliki oleh instansi kepolisian dan militer.

PS TNI
PS TNI, salah satu tim profesional yang berasal dari barak militer

Ternyata, Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang terdapat klub-klub berlatar belakang militer dan kepolisian. Tetapi negara-negara lain di dunia juga ada tim yang lahir dari barak.

Lahir dari keinginan para petinggi instansi kepolisian dan militer untuk mewadahi para anggotanya yang gemar bermain sepakbola. Sebuah klub pun terbentuk dan secara perlahan klub yang pada awalnya amatir itu kini memiliki potensi untuk menjadi klub sepakbola profesional.

Dengan latar belakang yang sama, yakni berasal dari barak. Berikut ini beberapa klub yang berbasis kepolisian dan militer di seluruh dunia.

Tiga Klub Dengan Berlatar Belakang Militer Dan Kepolisian

Navy FC
Navy FC,
  • Navy FC

Ternyata, di Thailand tidak hanya Army United sebagai klub profesional yang berasal dari barak militer dan kepolisian, tetapi juga Navy FC. Apabila Army United bentukan dari angkatan darat, sedangkan Navy ini terbentuk dari angkatan laut Thailand atau Royal Thai Navy.

Klub yang kini bernama Navy FC setelah sebelumnya dikenal dengan nama Siam Navy, saat ini tengah berkancah di Thai League 1 yang merupakan kompetisi tertinggi antarklub sepakbola di Negeri Gajah. Dan hingga memasuki pekan ke 27, masih berada di peringkat ke 12 dalam tabel klasemen sementara.

Walaupun Navy lebih sukses ketimbang Army United, namun tim berjuluk yo-yo ini seringkali harus merasakan kompetisi divisi kedua. Bahkan penampilannya dapat dikatakan tidak stabil.

Bagi masyarakat Indonesia terkhusus para penggemar Persija Jakarta, The Jakmania, mungkin nama Navy FC sudah tidak asing lagi.

Pasalnya, Victor Igbonefo yang sebelumnya membela tim asal Jakarta ini, kini membela Navy FC. Bahkan sang pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco juga sebelumnya menangani tim asal Thailand ini.

  • Dynamo Dresden

Dresden SC, klub lokal asal Dresden yang merupakan saksi sejarah perang dunia kedua. Klub ini sempat mengalami peralihan era dan bahkan pernah mengalami pembubaran.

Sebelum pada akhirnya kembali dibentuk pada tahun 1953 dengan manajemen yang lebih tertata dan saat ini bernama SV Dynamo. Pembentukan klub ini bertujuan sebagai ikon kota Dresden yang dimana para pemainnya merupakan anggota kepolisian Jerman.

Klub ini menjadi alat bagi ketua polisi rahasia Jerman (Stasi) pada saat itu, Eric Mielke untuk mengembangkan kota Berlin yang notabenenya merupakan ibukota Negeri Hitler.

Pada akhir 70-an, Dresden menjadi salah satu klub yang disegani di Eropa. Pasalnya, mereka pernah melawan Benfica, Juventus dan Porto. Dan saat ini berkancah di divisi kedua Jerman.

Warriors FC, Salah Satu Klub Terbaik Di Singapura

Warriors FC menjadi nama resmi klub profesional asal Singapura ini sejak tanggal 20 Januari 2013. Setelah sebelumnya menggunakan nama Singapore Armed Forces Football Club.

Warriors FC
Salah satu tim terbaik di Singapura adalah Warriors FC, yang merupakan tim asal militer

Tim yang memilih badak sebagai logo klub sempat menjadi bahan pertimbangan. Pasalnya, S-League (kompetisi tertinggi sepakbola Singapura) mempertanyakan ke pihak klub, mengapa memilih gambar hewan sebagai ikon klub.

Dalam sejarahnya, 1975 merupakan tahun terbentuknya Warriors FC ini oleh para tentara Singapura dan menjadi tempat bagi masyarakat yang memiliki talenta sepakbola untuk melayani negara dari segi olahraga.

Seiring berjalannya waktu, Warriors FC tidak lagi bermaterikan para militer. Karena para tentara tidak diperbolehkan untuk bermain sepakbola secara profesional.

Meski saat ini telah diisi oleh para pemain profesional dan asing, Warriors FC tetap menjadi salah satu tim terbaik di Singapura dengan berhasil meraih sembilan trofi S-League.

Parah! Klub Sepakbola Ini Berawal Dari Militer

CSKA Moscow

Di awal tahun 2015, sepakbola Indonesia dimunculkan dengan sebuah klub bernamakan PS TNI. Klub amatir sepakbola yang sepenuhnya dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia.

PS TNI
PS TNI, klub asal militer di Indonesia

PS TNI pada awalnya merupakan sebuah klub gabungan antara PSMS Medan dengan Tentara Nasional Indonesia yang disiapkan untuk mengikuti turnamen bertaujuk Piala Jenderal Sudirman 2015.

Selesai dari turnamen tersebut, kini PSMS Medan dan PS TNI memilih untuk berpisah. Klub berjuluk Ayam Kinantan itu berpartisipasi di Liga 2, sedangkan PS TNI berkancah di Gojek Traveloka Liga 1.

Sebagian skuat yang tergabung dalam skuat PS TNI merupakan anggota TNI yang masih aktif. Namun tidak jarang juga para pemain sepakbola profesional lainnya ikut memilih bergabung bersama klub ini.

Bukan hanya PS TNI saja yang berlatar pendidikan militer tergabung dalam kompetisi Liga 1, tetapi juga terdapat tim kesebelasan Bhayangkara FC yang juga bermaterikan para aparat negara.

Ternyata, hal itu tidak hanya terjadi di Indonesia. Tetapi banyak klub top Eropa yang pada awalnya juga hanya menjadi wadah para anggota militernya untuk menyalurkan bakatnya bermain sepakbola.

Dan bahkan sekarang ini kesebelasan berlatar belakang militer tersebut telah menjadi klub sepakbola profesional.

Lalu, klub-klub mana saja yang pada awalnya merupakan klub amatir milik aparat negara dan sekarang berubah menjadi klub profesional? Berikut ini lima daftar tim kesebelasan sepakbola di dunia yang berawal dari militer.

4 Klub Sepakbola Asal Militer. Nomor 3 Bikin Kaget

CSKA Moscow
CSKA Moscow menjadi tim tersukses kedua di Rusia setelah Spartak Moscow
  • CSKA Sofia (Bulgaria)

Sebuah klub sepakbola yang menggunakan nama CSKA itu telah berarti bahwa tim tersebut dimiliki oleh aparat negara. Pasalnya, CSKA merupakan singkatan dari Central Sports Club of the Army.

Salah satu bintang sepakbola yang pernah membela tim asal Bulgaria ini adalah Dimitar Berbatov. Mantan pemain Manchester United itu membela SCKA Sofia pada musim 1998 hingga 2001.

Dengan raihan total 31 gelar di liga Balgarska Armia Stadium, klub yang bermarkas di Balgarska Armia Stadium ini menjadi klub tersukses di negara bagian Eropa Tenggara.

Akan tetapi pada musim 2015 lalu, Persatuan Sepak Bola Bulgaria (BFU) selaku otoritas tertinggi sepakbola menurunkan CSKA Sofia ke divisi tiga, lantaran bermasalah dengan finansial.

  • Sangju Sangmu (Korea Selatan)

Sangju Sangmu merupakan sebuah klub semi profesional yang berasal dari Korea Selatan. Klub ini adalah tim yang dibentuk oleh Korps Militer Korea Selatan dan para pemainnya merupakan masyarakat yang tengah menjalankan program Wajib Militer di negaranya.

Sekedar informasi, bahwa Korsel wamil ini adalah sebuah kewajiban bagi seluruh warga yang tinggal di Negeri Ginseng.

  • CSKA Moscow (Rusia)

Sejak didirikan pada tahun 1991 lalu, CSKA Moscow telah berhasil menjadi klub tersukses kedua di Rusia, setelah Spartak Moscow yang merupakan rival sekota.

Klub ini sempat mengalami perebutan hak milik atau sengketa antara Tentara Nasional Rusia dengan Kementerian Pertahanan.

Roman Abramovich memutuskan untuk melepas saham mayoritasnya di tim kesebelasan ini dan memilih raksasa Liga Primer Inggris Chelsea sebagai tim utamanya.

Army United F.C. (Thailand)

Sementara dari daratan Asia, terlebih di Asia Tenggara, Army United merupakan salah satu tim sepakbola yang berlatar militer. Klub sepakbola asal Thailand ini berkompetisi di Liga Primer Thailand yang merupakan kasta tertinggi.

Army United FC
Salah satu tim yang berlatar belakang militer di Asia adalah Army United

Sejak pertama kalinya berdiri tahun 1916, namun di tahun 2010 resmi berganti nama menjadi Army United, sebelumnya Royal Thai Army. Tim ini merupakan gabungan dari tim sepakbola kepolisian dan angkatan darat Thailand.