Bahaya! Cedera Kepala Menghantui Pesepakbola

Sepakbola merupakan salah satu jenis olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik. Tidak heran para pemainnya sangat rentan untuk terkenda cedera. Mulai dari yang ringan seperti kram, hingga yang paling berbahaya yakni cedera kepala.

Petr Cech
Petr Cech mengalami cedera kepala

Cedera kepala sendiri memang terbagi lagi menjadi dua. Cedera yang berkisar ringan seperti lecet atau memar. Dan berkisar yang berat, seperti keretakan pada tengkorak dan gegar otak yang dapat berakibat fatal.

Salah satu kasus cedera yang paling terkenal di dunia dan pastinya kalian yang merupakan penggemar sepakbola pasti tahu kasus ini. Adalah cedera kepala yang dialami oleh salah satu penjaga gawang terbaik di Liga Primer Inggris, Petr Cech.

Kasus itu terjadi pada musim 2006/2007, dimana ketika Cech masih membela Chelsea pada laga melawan Reading. Cech terpaksa ditandu keluar setelah insiden tabrakan dengan Stephen Hunt.

Setelah diperiksa, ternyata pemain yang kini berseragam Arsenal itu mengalami keretakan pada bagian tengkorak atau fractured skull.

Sejak kejadian itu, Cech terpaksa harus mengenakan helm pengaman layaknya seorang pemain olahraga rugby di setiap pertandingannya. Demi menghindari berbagai hal yang dapat membahayakan dirinya.

Lantas bagaimana cara terbaik untuk terhindar dari berbagai cedera terkhusus pada bagian kepala yang sewaktu-waktu dapat menghampiri kita setiap bermain sepakbola?

Berikut ini langkah tepat bagi Anda agar terhindar dari cedera kepala.

Lakukan Hal Ini Untuk Anda Terhindar Dari Bahaya Cedera Kepala

Petr Cech
Petr Cech harus selalu mengenakan helm pelindung di setiap pertandingan
  • Gunakan Alat Pelindung

Apabila Anda merupakan seorang penggemar sepakbola Inggris, tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan penjaga gawang Arsenal musim ini, Petr Cech yang selalu mengenakan helm pelindung ketika berlaga di atas lapangan hijau.

Sejak cedera yang dialaminya pada tahun 2006 lalu, Cech terpaksa harus selalu menggunakan helm pelindung. Demi terhindar dari berbagai ancaman yang dapat membahayakan dirinya.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dengan menggunakan headgear atau helm pelindung, maka dapat meminimalisir risiko cedera kepala akibat benturan dengan pemain lawan.

Terlebih lagi, menurut Delaney et al mengungkapkan bahwa seorang pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang sangat rentan mengalami cedera kepala.

Dengan kata lain, apabila Anda sebelumnya sudah pernah mengalami masalah pada bagian kepala, sebaiknya gunakan helm pelindung. Hal itu juga disarankan untuk semua pemain.

  • Hindari Teknik Yang Membahayakan

Walaupun Anda sudah mengenakan berbagai atribut pelindung, bukan berarti Anda akan terjamin dari berbagai cedera kepala. Sebaiknya hindari teknik yang dapat membahayakan diri Anda sendiri.

Seperti, bagi Anda seorang pemula atau yang masih berusia anak-anak, sebaiknya gunakan bola yang sesuai dengan standar. Sehingga ketika menyundul, kepala tidak akan terasa sakit atau pusing.

Latih juga cara menyundul yang baik dan benar. Latihan ada baiknya juga dibawah pengawasan sang pelatih.

Gunakan Ukuran Bola Yang Sesuai

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan ukuran bola yang sesuai dengan ukuran tubuh. Hal itu akan memudahkan para pemain untuk mengontrol bola. Terlebih juga dapat mengurangi risiko cedera, semisal cedera kepala.

Ukuran bola
Ukuran bola harus sesuai dengan usia pemain sepakbola demi menghindari berbagai risiko cedera

Berikut ini ukuran bola yang sesuai dengan usia:

Bola no. 3 untuk para pemain sepakbola yang masih tergolong usia anak-anak, yakni dibawah 10 tahun.

Bola no.4 merupakan ukuran bola yang digunakan oleh para sepakbola dengan catatan usia antara 10 sampai 14 tahun.

Terakhir adalah bola no.5, ukuran ini adalah ukuran standar yang digunakan para pemain sepakbola diatas usia 14 tahun.